

PALANGKA RAYA | Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., memimpin rangkaian kegiatan strategis di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (17/7/2026).
Agenda dimulai dengan peresmian Gerbang Utama Makodam XXII/Tambun Bungai. Gapura ini diresmikan sebagai simbol identitas, kehormatan, dan kesiapan satuan dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Prosesi ditandai dengan doa bersama, pemecahan kendi, dan pengguntingan pita oleh Pangdam. Turut hadir mendampingi Kapoksahli Pangdam Brigjen TNI Budhi Utomo, S.I.P., para Asisten Kasdam, Dan/Kabalak, serta prajurit dan PNS jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai.
Usai peresmian, Pangdam menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya di Halaman Kantor Wali Kota. Upacara dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., dan dihadiri Forkopimda, pejabat instansi vertikal, tokoh masyarakat, akademisi dan masyarakat.
Dalam amanatnya, Gubernur mengusung tema "Palangka Raya Kota Kolaborasi". Ia mengajak seluruh elemen memperkuat semangat gotong royong, menjaga nilai-nilai falsafah Huma Betang, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendukung program prioritas pemerintah, serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi karhutla.
Puncak rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Patung Jenderal Sudirman dan Patung Tambun Bungai di depan Makodam XXII/Tambun Bungai.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., perwakilan Kajati, Kabinda Kalimantan Tengah Marsma TNI Muhammad Nur, S.Sos., Sekda Provinsi dr. Linae Victoria Aden, M.M.Kes, serta unsur Forkopimda dan pejabat utama Kodam.
Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan peresmian dua patung tersebut sebagai wujud penghormatan kepada para pahlawan.
"Tambun Bungai adalah simbol kepahlawanan masyarakat Kalimantan Tengah yang mencerminkan keberanian, pengabdian, dan kearifan lokal. Sementara Jenderal Sudirman menjadi simbol kepahlawanan nasional yang merepresentasikan patriotisme, keteladanan, dan semangat pantang menyerah. Kehadiran kedua patung ini menjadi pengingat untuk menjaga nilai-nilai perjuangan, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara," ujar Pangdam.
Kehadiran Pangdam dalam seluruh rangkaian kegiatan menegaskan komitmen TNI AD untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Polri, dan seluruh komponen masyarakat. Sinergi ini diharapkan menjaga stabilitas keamanan, memperkuat nilai kebangsaan dan kepahlawanan, serta mendukung percepatan pembangunan Kalimantan Tengah menuju Indonesia Emas 2045.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan ngopi bersama Forkopimda Kalimantan Tengah di TB Coffee Makodam XXII/Tambun Bungai sebagai sarana mempererat silaturahmi dan soliditas antar lembaga.
0 Komentar