Kejuaraan yang diikuti 984 peserta, terdiri dari 275 peserta kategori militer dan 709 peserta kategori sipil, berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas. Para pesilat berkompetisi dalam berbagai kategori, mulai dari militer, dewasa, remaja, pra-remaja hingga pemasalan/usia dini.
Dalam sambutannya, Pangdam XX/TIB menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, panitia, wasit dan juri serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.
Menurut Pangdam, pencak silat tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga merupakan warisan budaya bangsa yang sarat dengan nilai disiplin, keberanian, sportivitas, persaudaraan dan pembentukan karakter generasi muda.
“Kejuaraan ini bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi, membangun sportivitas serta melahirkan pesilat-pesilat tangguh dan berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah maupun bangsa Indonesia,” ujar Pangdam.
Pangdam juga mengucapkan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi. Kepada peserta yang belum memperoleh hasil terbaik, Pangdam berpesan agar tidak berkecil hati dan menjadikan pengalaman selama kejuaraan sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
Dengan berakhirnya Pencak Silat Open Championship ini, Pangdam berharap kejuaraan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana pembinaan atlet sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap pencak silat sebagai budaya asli Indonesia.
“Teruslah berlatih, junjung tinggi sportivitas dan jadikan pencak silat sebagai jalan untuk membangun prestasi, karakter serta kebanggaan bagi bangsa dan negara,” pesan Pangdam.
Penutupan kejuaraan ditandai dengan penyerahan Tropy dan piagam penghargaan kepada para pemenang dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

0 Komentar